Breaking News

Tulis & Tekan Enter
Logo

         Winamp, iTunes Windows Media Player Real Player QuickTime

images

Hasil Debat Capres Tadi Malam, Inilah Penilaian Para Pengamat

Jakarta - Debat capres 2014 sesi kedua kembali digelar tadi malam. Kali ini hanya capres kedua kubu saja yang akan beradu argumentasi dalam visi mereka di bidang ekonomi tanpa didampingi oleh cawapres mereka. Prabowo Subianto dan Jokowi tampak saling menunjukkan hasil persiapan terbaik mereka selama sepekan terakhir ini. Debat tersebut disaksikan oleh jutaan mata di tanah air karena disiarkan secara langsung oleh 2 stasiun televisi swasta.

Berikut ini adalah penilaian beberapa pengamat terkait penampilan kedua kontestan capres dalam debat semalam. Yang pertama adalah dari Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia (SIGMA) yang disampaikan oleh direkturnya, Said Salahuddin. Menurutnya, Prabowo mampu tampil prima karena tanpa menggunakan kertas contekan dirinya dapat menjelaskan berbagai programnya secara sistematis. Namun Said juga memberi acungan jempol kepada Jokowi yang juga tampil sangat baik.

Sementara itu, menurut Koordinator Nasional Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) yang diwakili oleh M. Afifudin, Jokowi mampu menunjukkan contoh-contoh konkrit. Sedangkan Prabowo dinilai mampu membuat narasi besar dalam janji-janjinya jika terpilih nanti. Karena Jokowi sudah memiliki pengalaman dalam menjabat sebagai pemimpin daerah, dirinya juga menyebut beberapa pihak dalam debat yang bertema tentang ekonomi dan kesejahteraan sosial.

Bagaimana dengan pilihan Anda? Apakah dari debat yang berlangsung dua kali ini sudah mengerucutkan pilihan? Tapi akan lebih baik jika kita ikuti dulu saja seluruh agenda debat hingga selesai.

 

Sumber: iBerita.com


TAG

Dipost Oleh Super Administrator

No matter how exciting or significant a person's life is, a poorly written biography will make it seem like a snore. On the other hand, a good biographer can draw insight from an ordinary life-because they recognize that even the most exciting life is an ordinary life! After all, a biography isn't supposed to be a collection of facts assembled in chronological order; it's the biographer's interpretation of how that life was different and important.

Tinggalkan Komentar