Tulis & Tekan Enter
Logo        
images

Photo: UNESCO

Hari Radio Sedunia 2019

Radio adalah media massa yang menjangkau pemirsa (pendengar) terluas di dunia. Radio juga diakui sebagai alat komunikasi yang kuat dan media dengan biaya rendah.

Radio secara khusus cocok untuk menjangkau komunitas-komunitas terpencil dan orang-orang yang rentan seperti orang-orang yang buta huruf, penyandang disabilitas, wanita, pemuda dan orang miskin, sambil menawarkan platform untuk ikut terlibat dalam debat publik, terlepas dari tingkat pendidikan orang tersebut. Selain itu, radio memiliki peran yang kuat dan spesifik dalam komunikasi darurat dan bantuan bencana.

Layanan radio juga mengalami perubahan sesuai dengan bentuk teknologi baru di masa konvergensi media saat ini, seperti broadband, ponsel dan tablet.

Pada 14 Januari 2013, Majelis Umum PBB secara resmi mendukung proklamasi Hari Radio Sedunia dari UNESCO. Selama sesi ke-67, Majelis Umum PBB Mendukung resolusi yang diadopsi selama 36 sesi Konferensi Umum UNESCO dan menyatakan 13 Februari, hari Radio Perserikatan Bangsa-Bangsa didirikan pada tahun 1946, sebagai Hari Radio Sedunia.

UNESCO mengajak semua stasiun radio dan organisasi pendukung untuk bergabung di Hari Radio Sedunia 2019 ini, sebuah kesempatan untuk memperkuat keragaman, perdamaian dan pembangunan melalui siaran mereka.

Hari Radio Sedunia menandai waktu dimana orang-orang diseluruh dunia merayakan radio dan bagaimana radio berperan penting dalam membentuk kehidupan mereka. Radio menyatukan orang-orang dan komunitas dari semua latar belakang untuk mendorong dialog positif untuk perubahan.

Lebih khusus lagi, radio adalah media sempurna untuk melawan seruan kekerasan dan penyebaran konflik, terutama di daerah-daerah yang berpotensi lebih terpapar pada kenyataan seperti itu.

Atas dasar itu, Hari Radio Sedunia 2019 mengangkat tema: “Dialog, Toleransi dan Perdamaian” dan kekuatan radio dalam mempromosikan pemahaman dan komunitas yang kuat.

--

 

Selamat Hari Radio Sedunia

Ayo dengerin radio!!!